Senin, 08 Februari 2021

Nilai Stasioner, Fungsi Naik dan Fungsi Turun

Assalamualaikum Wr.Wb
Nama : Khairunnisa Ika Putri (19)
Kelas : XI IPS 2

Pengertian Nilai Stasioner Fungsi

Gambar 1. merupakan grafik fungsi f(x) = – (x – 1)2 + 4. Turunan pertama dari fungsi f(x) = – (x – 1)2 + 4 adalah f '(x) = –2(x – 1). Untuk x = 1, diperoleh f '(1) = –2(1 – 1) = 0. Oleh karena nilai f '(1) = 0 maka fungsi f(x) = –(x – 1)2 + 4 mencapai nilai stasioner di x = 1 dengan nilai stasioner f(1) = – (1 – 1)2 + 4 = 4. Selanjutnya, titik (1, 4) disebut titik stasioner.
















Amati f "(x) > 0 untuk x < 0, dikatakan f cekung ke atas pada x < 0, f "(x) < 0 untuk 0 < x < 2, dikatakan f cekung ke bawah pada 0 < x < 2, dan f "(x) > 0 pada x > 2, dikatakan f cekung ke atas pada x > 2. Di sekitar x = 0 (titik (0, 0)) terjadi perubahan kecekungan dari cekung ke atas menjadi cekung ke bawah sehingga titik (0, 0) merupakan titik belok grafik fungsi f.

Definisi 1 :
Diketahui fungsi y = f(x) kontinu dan dapat diturunkan (diferentiable) di x = c. Fungsi y = f(x) memiliki nilai stasioner f(c) jika f '(c) = 0 dan titik (c, f(c)) disebut titik stasioner.


Fungsi Naik dan Fungsi Turun

Fungsi naikfungsi turun, dan fungsi diam (stasioner) merupakan kondisi dari turunan pertama suatu fungsi pada suatu interval tertentu. Kondisi yang dimaksud dapat berupa berikut.

a.       Jika f(x)f′(x) bertanda positif, atau f(x)>0f′(x)>0, maka kurva fungsi dalam keadaan naik (disebut fungsi naik).

b.       Jika f(x)f′(x) bertanda negatif, atau f(x)<0f′(x)<0, maka kurva fungsi dalam keadaan turun (disebut fungsi turun).

c.       Jika f(x)f′(x) bertanda netral, atau f(x)=0f′(x)=0, maka kurva fungsi dalam keadaan tidak turun dan tidak naik, istilahnya kita sebut sebagai stasioner (disebut juga fungsi diam).

Kondisi suatu fungsi y=f(x)y=f(x) dalam keadaan naik, turun, atau diam
Diberikan fungsi y=f(x)y=f(x) dalam interval II dengan f(x)f(x) diferensiabel (dapat diturunkan) pada setiap xx di dalam interval II.

1.       Jika f(x)>0f′(x)>0, maka kurva f(x)f(x) akan selalu naik pada interval II.

2.       Jika f(x)<0f′(x)<0, maka kurva f(x)f(x) akan selalu turun pada interval II.

3.       Jika f(x)=0f′(x)=0, maka kurva f(x)f(x) stasioner (tetap/diam) pada interval II.

4.       Jika f(x)≥0f′(x)≥0, maka kurva f(x)f(x) tidak pernah turun pada interval II.

5.       Jika f(x)≤0f′(x)≤0, maka kurva f(x)f(x) tidak pernah naik pada interval II.

Perhatikan sketsa grafik suatu fungsi f(x)f(x) berikut.


















Perhatikan bahwa kurva yang ditandai dengan warna merah adalah ketika fungsi itu dikatakan naik, dan biru untuk fungsi turun. Titik a dan b disebut titik stasioner, yaitu titik di mana fungsi itu diam (tidak naik maupun tidak turun). Fungsi f(x)naik saat x <a atau x>b, sedangkan f(x) turun pada saat a<x<b.

Contoh Soal

x1. Interval x yang membuat kurva fungsi f(x)=x36x2+9x+2 selalu turun adalah ...

A. −1 < x < 3
B. 0 < x < 3
C. 1 < x < 3
D. x < 1 atau x > 3
E. x < 0 atau x > 3

Pembahasan :
Diketahui f(x)=x36x2+9x+2, sehingga turunan pertamanya adalah f(x)=3x212x+9.
Kurva f(x) selalu turun jika diberi syarat f(x)<0.
3x212x+9<0Kedua ruas dibagi dengan 3x24x+3<0(x3)(x1)<01<x<3
Jadi, interval x yang membuat kurva fungsi f(x) selalu turun adalah 1<x<3
(Jawaban C)

g(x)=2x39x2+12x. Interval x yang memenuhi kurva fungsi g(x) selalu naik adalah ...
A. x<2 atau x>1
B. x<1 atau x>2
C. x<1 atau x>2
D. 1<x<2
E. 

Pembahasan : 
Diketahui g(x)=2x39x2+12x, sehingga turunan pertamanya adalah g(x)=6x218x+12.
Kurva g(x) selalu naik jika diberi syarat g(x)>0.
6x218x+12>0Kedua ruas dibagi dengan 6x23x+2>0(x2)(x1)>0x<1 atau x>2
Jadi, interval x yang membuat kurva fungsi g(x) selalu naik adalah x<1 atau x>2
(Jawaban C)

p(x)=x(6x)2 tidak pernah turun dalam interval 
A. x2 atau x6
B. x2 atau x6
C. x<2 atau x6
D. x2 atau x>6
E. x<2 atau 

Pembahasan :
Diketahui p(x)=x(6x)2. Turunan pertama p(x) dapat dicari secara manual dengan menjabarkan seperti berikut (pangkatnya masih kecil, sehingga masih sangat memungkinkan untuk dijabarkan).
p(x)=x(6x)2=x(3612x+x2)=36x12x2+x3p(x)=3624x+3x2
Grafik fungsi p(x) tidak pernah turun jika diberi syarat p(x)0.
3624x+3x20Kedua ruas dibagi dengan 3x28x+120(x2)(x6)0x2 atau x6
Jadi, interval x yang membuat grafik fungsi p(x) tidak pernah turun adalah x2 atau x6
(Jawaban B)

Ï€(x)=x3+3x2+5 tidak pernah naik untuk nilai-nilai 
A. 2x0
B. 2x<0
C. 2<x0
D. x2 atau x0
E. 

Pembahasan : 
Diketahui Ï€(x)=x3+3x2+5, sehingga turunan pertamanya adalah Ï€(x)=3x2+6x.
Grafik fungsi Ï€(x) tidak pernah naik jika diberi syarat Ï€(x)0.
3x2+6x0Kedua ruas dibagi dengan 3x2+2x0x(x+2)02x0
Jadi, interval x yang membuat grafik fungsi Ï€(x) tidak pernah turun adalah 2x0
(Jawaban A)

R(x)=x33x2+3x2. Nilai-nilai x dari fungsi tersebut mengakibatkan kurva fungsi R(x) 
A. tidak pernah naik
B. tidak pernah turun
C. bisa naik, bisa turun
D. selalu turun
E. selalu naik

Pembahasan : 
Diketahui R(x)=x33x2+3x2.
Turunan pertamanya adalah R(x)=3x26x+3. Selanjutnya, kita akan mencari titik stasioner fungsi tersebut, yakni saat R(x)=0.
3x26x+3=0Kedua ruas dibagi dengan 3x22x+1=0(x1)2=0x=1
Perhatikan bahwa pada ekspresi (x1)2, kita mendapati bahwa nilai darinya tidak mungkin bertanda negatif (ingat bahwa semua bilangan real yang dikuadratkan tidak akan bertanda negatif), sehingga grafik fungsi R(x) tidak pernah turun, melainkan stasioner (tetap) atau naik, seperti yang tampak pada sketsa gambar berikut.
 
















(Jawaban B)


Daftar Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pendapat Siswa terhadap Pembelajaran Daring

Assalamualaikum Wr.Wb Nama     : Khairunnisa Ika Putri (19) Kelas     : XI IPS 2 Pendapat masing-masing siswa terhadap pembelajaran dengan d...